ALJABAR RELASIONAL

1. A. Berapa derajat (degree) dari tabel SUPPLIER ?
Jawab: Degree adalah jumlah atribut. jadi tabel supplier ada 4 derajat

B. Tampilkan informasi barang yang mempunyai kode barang (KD_BRG) = B004 dalam perintah aljabar relasional !
Jawab : σ KD_BRG = “B004″ (BARANG)

C. Tampilkan nama supplier yang beralamat di Jakarta dengan menggunakan perintah aljabar relasional !
Jawab : σ NAMA_SUPP = σ ALAMAT = “JAKARTA” (SUPPLIER)

2. Gunakan statement SQL dalam menjawab soal-soal dibawah ini :
A. Tampilkan nama barang yang huruf pertamanya adalah “S” !
jawab :SELECT NM_BRG
FROM BARANG
WHERE NM_BRG LIKE ‘S%’

B. Tampilkan kode barang dan nama barang yang disupply oleh supplier dengan status non aktif.
Jawab : SELECT KD_BRG , NM_BRG
FROM BARANG
WHERE KD_SUPP = “028″

C. Hapus data transaksi barang yang jumlah transaksinya kurang dari 10
Jawab : DELETE FROM TRANSAKSI
WHERE JML_TRANS < 10

Posted in Uncategorized | Leave a comment

tugas basis data

1.

  1. Master File yang digunakan adalah PEGAWAI dan BARANG
  2. Transaction File yang digunakan adalah AMBIL dan MASUK
  3. Reference Master File : Kode Pegawai, Nama Pegawai

Dynamic Master File : Kode Barang, Nama Barang

  1. Atribut yang dibutuhkan file BARANG pada PD. MAJU ZAYA adalah :
  • Kode Barang
  • Jenis Barang
  • Merk Barang
  • Satuan
  • Harga Satuan
  • Kode Produsen
  • Tanggal Kadaluarsa
  • Tanggal Masuk
  • Stok

2. Tiga point yang membedakan antara System Pemrosesan File dengan System Basis Data

System Pemrosesan File :

  • Berorientasi pada program
  • Bersifat kaku
  • Adanya kerangkapan data

System basis data :

  • Berorientasi pada data
  • Bersifat luwes
  • Kerangkapan data dapat terkontrol
Kode matkul Nama matkul Sks Semester Waktu Tempat Nama dosen
IF-110 Struktur Data 3 1 Senin,08.00-09.00 dan kamis,11.00-11.50 Ruang A Dr. Umar Hakim
IF-310 Basis Data 4 3 Selasa,10.00-11.40 dan Jumat,08.00-09.40 Ruang B Dr. Umar Hakim
KU-234 Bahasa Indonesia 2 2 Rabu,09.00-10.50 Ruang A Dewi Sundari MA
MA-115 Matematika 3 1 Rabu,13.00-14.00 dan Jumat,14.00-14.50 Ruang C Ir. Taufik Ismail
Kode matkul Nama matkul Sks Semester Waktu Tempat Nama dosen
IF-110 Struktur Data 3 1 Senin,08.00-09.00 dan kamis,11.00-11.50 Ruang A Dr. Umar Hakim
IF-310 Basis Data 4 3 Selasa,10.00-11.40 dan Jumat,08.00-09.40 Ruang B Dr. Umar Hakim
KU-234 Bahasa Indonesia 2 2 Rabu,09.00-10.50 Ruang A Dewi Sundari MA
MA-115 Matematika 3 1 Rabu,13.00-14.00 dan Jumat,14.00-14.50 Ruang C Ir. Taufik Ismail
Kode matkul Nama matkul Sks Semester Waktu Tempat Nama dosen
IF-110 Struktur Data 3 1 Senin,08.00-09.00 dan kamis,11.00-11.50 Ruang A Dr. Umar Hakim
IF-310 Basis Data 4 3 Selasa,10.00-11.40 dan Jumat,08.00-09.40 Ruang B Dr. Umar Hakim
KU-234 Bahasa Indonesia 2 2 Rabu,09.00-10.50 Ruang A Dewi Sundari MA
MA-115 Matematika 3 1 Rabu,13.00-14.00 dan Jumat,14.00-14.50 Ruang C Ir. Taufik Ismail

Kode matkul Nama matkul Sks Semester Waktu Tempat Nama dosen
IF-110 Struktur Data 3 1 Senin,08.00-09.00 dan kamis,11.00-11.50 Ruang A Dr. Umar Hakim
IF-310 Basis Data 4 3 Selasa,10.00-11.40 dan Jumat,08.00-09.40 Ruang B Dr. Umar Hakim
KU-234 Bahasa Indonesia 2 2 Rabu,09.00-10.50 Ruang A Dewi Sundari MA
MA-115 Matematika 3 1 Rabu,13.00-14.00 dan Jumat,14.00-14.50 Ruang C Ir. Taufik Ismail
Kode matkul Nama matkul Sks Semester Waktu Tempat Nama dosen
IF-110 Struktur Data 3 1 Senin,08.00-09.00 dan kamis,11.00-11.50 

 

Ruang A Dr. Umar Hakim
IF-310 Basis Data 4 3 Selasa,10.00-11.40 dan Jumat,08.00-09.40 

 

Ruang B Dr. Umar Hakim
KU-234 Bahasa Indonesia 2 2 Rabu,09.00-10.50 Ruang A Dewi Sundari MA
MA-115 Matematika 3 1 Rabu,13.00-14.00 dan Jumat,14.00-14.50 

 

Ruang C Ir. Taufik Ismail
Kode matkul Nama matkul Sks Semester Waktu Tempat Nama dosen
IF-110 Struktur Data 3 1 Senin,08.00-09.00 dan kamis,11.00-11.50 Ruang A Dr. Umar Hakim
IF-310 Basis Data 4 3 Selasa,10.00-11.40 dan Jumat,08.00-09.40 Ruang B Dr. Umar Hakim
KU-234 Bahasa Indonesia 2 2 Rabu,09.00-10.50 Ruang A Dewi Sundari MA
MA-115 Matematika 3 1 Rabu,13.00-14.00 dan Jumat,14.00-14.50 Ruang C Ir. Taufik Ismail
Posted in basis data | Leave a comment

Perkembangan Basis Data

I. PENDAHULUAN

Sekarang  peranan basis data sangatlah menonjol. Pemrosesan basis data menjadi perangkat andalan yang kehadirannya sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. Basis data tidak hanya  mempercepat perolehan informasi, tetapi juga dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Hal ini pulalah yang mendorong banyak perusahaan yang menggunakan pemrosesan manual mulai beralih memanfaatkan basis data.

Basis data dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip. Jika kita memiliki sebuah lemari arsip dan berwenang untuk mengelolanya, maka kemungkinan kita akan melakukan hal-hal seperti: memberi sampul/map pada kumpulan arsip yang akan disimpan, menentukan jenis arsip, melakukan penomoran dengan pola unik pada setiap map, lalu menempatkan arsip-arsip tersebut dengan cara tertentu didalam lemari.

Pembicaraan basis data tidak dapat dipisahkan dengan teknologi komputer, karena teknologi basis data dan komputer berkembang beriringan. Perkembangan teknologi pengelolaan basis data mempunyai pengaruh  besar terhadap perkembangan penggunaan komputer.  Sebagai contoh, pemakaian teknologi basis data dalam pengelolaan data yang berjumlah besar untuk keperluan bisnis, keteknikan, pendidikan, kesehatan, hukum, perpustakaan dan sebagainya akan sangat efisien apabila menggunakan komputer.

Sebelum istilah basis data dibahas lebih lanjut, lebih baik jika istilah data dan informasi dibahas terlebih dahulu. Data merupakan fakta yang mewakili suatu obyek seperti manusia, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya, yang dapat dicatat dan menpunyai arti yang implisit. Data dicatat atau direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, gambar, bunyi, atau kombinasinya. Sebagai contoh, terdapat daftar nama, nomor telepon, dan alamat orang–orang yang menjadi anggota suatu organisasi.

 

II.PEMBAHASAN

BASIS DATA

Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah “basis data” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBM

Basis data atau database

Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut

Alasan Perlunya Database

Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).

Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.

Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

Bahasa basis data

Bahasa basis data terdiri atas

Data Definition Language (DDL), merujuk pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek – objek basis data, seperti membuat sebuah tabel basis data atau indeks primer atau sekunder.

Data Manipulation Language (DML), mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, seperti penyimpanan data ke suatu tabel, kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.

Objektif Basis Data

Secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut

a. Kecepatan dan kemudahan (Speed)

b. Efisiensi ruang penyimpanan (Space)

c. Keakuratan (Accuracy)

d. Ketersediaan (Avaibility)

e. Kelengkapan (Completeness)

f. Keamanan (Security)

g. Kebersamaan pemakaian (Sharability)

SQL (Structured Query Language)

SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standar untuk relational database management systems (RDBMS):

Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada database atau menampilkan data dari database. Hampir semua software database mengimplementasikan bahasa SQL sebagai komponen utama dari produknya, salah satunya MySQL.

MySQL

Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat di-download dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL

Perintah dasar MySQL

Bahasa SQL memiliki struktur yang mudah dipahami karena perintah – perintahnya pada dasarnya dibuat dari bahasa Inggris. Sehingga kita dapat melakukan perintah – perintah SQL ke dalam database MySQL, yaitu

a. Memasukkan atau menambah record baru ke dalam database.

b. Mengeksekusi query database

c. Mengambil data dari database

d. Mengubah record pada database

e. Menghapus record pada database

Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL. Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL.

Istilah-Istilah Basis Data
Dalam penyusunan basis data ada beberapa istilah yang akan sering digunakan. Oleh karena itu, kita sebagai obyek yang mempelajari lebih jauh lagi tentang ilmu pengetahuan basis data sepatutnya mengenal:

a. Enterprise: suatu bentuk organisasi seperti: bank, universitas, rumah sakit, pabrik, dsb. Data yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise. Contoh data operasional: data keuangan, data mahasiswa, data pasien, data karyawan.

b. Entitas: suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Contoh entitas dalam lingkungan bank terdiri dari: nasabah, simpanan, hipotik. Contoh entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : mahasiswa, mata kuliah.
Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas. Contoh: semua nasabah, semua mahasiswa.

c. Atribut (Elemen Data): karakteristik dari suatu entitas. Contoh: entitas mahasiswa atributnya terdiri dari npm, nama, alamat, tanggal lahir.

d. Nilai Data (Data Value): isi data/informasi yang tercakup dalam setiap elemen data. Contoh atribut nama mahasiswa dapat berisi nilai data: Dani, Dewi, Diaz.

e. Kunci Elemen Data (Key Data Element): tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh entitas mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan kunci elemen data npm.

f. Record Data: kumpulan isi elemen data yang saling berhubungan. Contoh: kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari entitas mahasiswa berisikan : “4109073”, “Dani”, “Jl. Jend. Sudirman No. 4 Makassar”, “4 April 1983”.

Database Management System (DBMS)
Seperti yang telah dikemukakan di awal, pada bagian ini kita akan mengulas lebih spesifik lagi mengenai Sistem Manajemen Basis Data atau populernya disebut Database Management System atau disingkat DBMS. Yang mana adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola database, mulai dari membuat database itu sendiri sampai dengan proses-proses yang berlaku dalam database tersebut, baik berupa entry, edit, hapus, query terhadap data, membuat laporan dan lain sebagainya secara efektif dan efisien. Salah satu jenis DBMS yang sangat terkenal saat ini adalah Relational DBMS (RDBMS), yang merepresentasikan data dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan. Sebuah tabel disusun dalam bentuk baris (record) dan kolom (field). Banyak sekali berkembang perangkat lunak RDBMS ini, misalnya MySQL, Oracle, Sybase, dBase, MS. SQL, Microsoft Access (MS. Access) dan lain-lain.

Ada 3 kelompok perintah yang digunakan dalam mengelola dan mengorganisasikan data dalam RDBMS, yaitu :

a. Data Definition Language: merupakan perintah-perintah yang digunakan oleh seorang Database Administrator untuk mendefinisikan struktur dari database, baik membuat tabel baru, menentukan struktur penyimpanan tabel, model relasi antar tabel, validasi data, dan lain sebagainya.

b. Data Manipulation Language (DML): perintah-perintah yang digunakan untuk memanipulasi dan mengambil data pada suatu database. Manipulasi yang dapat dilakukan terhadap data adalah :
Penambahan data
Penyisipan data
Penghapusan data
Pengubahan data

c. Data Control Language: bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data, seperti siapa saja yang bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user, dan lain-lain. Lebih mengarah ke segi sekuritas data. Misalnya dalam dunia pendidikan atau lingkungan akademis pada umumnya, sering anda menjumpai pertanyaan-pertanyaan seperti berikut :

1. Berapa jumlah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Database Management?

2. Berapa mahasiswa yang aktif pada semester ini?

3. Berapa jumlah mahasiswa yang berjenis kelamin laki-laki dan yang berjenis kelamin perempuan?

4. Tolong cetakkan Kartu Hasil Studi mahasiswa dengan nama Dani!
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, bila dalam pengelolaan sistem informasi akademik telah menggunakan sistem database. Tapi akan sangat membosankan memakan waktu yang lama jika masih dikelola secara manual.

Ini merupakan contoh kecil yang dihadapi dalam dunia akademis, tentu hal ini juga akan dihadapi dalam bidang kerja yang lain dengan format dan model yang lain pula.

Jika kita bandingkan pengelolaan data dengan menggunakan database dan dengan cara manual, maka kita akan mendapatkan suatu perbedaan yang sangat banyak antara lain:
Database Manual
a. Duplikasi data dapat diminimalkan
b. Integritas data tinggi
c. Independensi data
d. Konsistensi data tinggi
e. Dapat berbagi (sharing) data
f. Tingkat keamanan tinggi
g. Mudahnya mendapatkan data :

 

– Duplikasi data
– Terbatasnya berbagi data
– Ketidak konsistennya data
– Kurangnya integritas data
-Kesulitan dalam mendapatkan informasi

Arsitektur Basis Data
Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya, penjelasan ini disebut skema. Arsitektur sistem basis data memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data. Menurut ANSI/SPARC, arsitektur basis data terbagi atas tiga level yaitu :

a. Internal/Physical Level: level terendah untuk merepresentasikan basis data, berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage). Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.

b. External/View Level: level user, berhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiap user. Yang dimaksud dengan user adalah programmer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya.
Programmer menggunakan bahasa bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I
End User menggunakan bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi.
Pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Eksternal.

c. Conceptual/Logical Level: sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data yang menghubungkan antara level internal & level external. Tidak seperti level eksternal, maka pada level conceptual, keberadaannya tidak memperhitungkan kekurangan perangkat keras maupun perangkat lunak pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Konseptual.

Database Independence
Dalam kebebasan data, aplikasi disekat dari bagaimana data disimpan dan distrukturkan. Kebebasan data adalah salah satu keuntungan utama dari penggunaan DBMS. Tujuan utama dari arsitektur 3 level di atas adalah untuk menyediakan data independence, dimana level di atasnya tidak berpengaruh oleh perubahan untuk level di bawahnya. Ada 2 jenis data independence:

a. Logical Data Independence (kebebasan data secara logika): perlindungan dari perubahan struktur logika suatu data. Logical data independence menunjuk kepada kekebalan dari skema eksternal untuk perubahan-perubahan dalam skema konseptual. Perubahan skema konseptual, seperti: memungkinkan penambahan atau penghapusan entiti, atribut atau relationship tanpa harus mengganti skema eksternal atau harus menulis kembali program aplikasi yang sudah ada.

b. Physical Data Independence (kebebasan data secara fisik): perlindungan dari perubahan struktur fisik suatu data. Physical data independence menunjuk kepada kekebalan dari skema konseptual untuk perubahan-perubahan dalam skema internal. Perubahan skema internal, seperti: penggunaan organisasi file atau struktur penyimpanan yang berbeda, penggunaan media penyimpanan yang berbeda, perubahan algoritma indeks atau hashing tanpa harus mengganti/merubah konseptual atau skema eksternal.

Model Basis Data
Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record.

a. Model Data Berbasis Objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Beberapa jenis model data berbasis objek yang umum adalah :
Entity-Relationship
Semantic
Functional
Object-Oriented

b. Model Data Berbasis Record, basis data terdiri dari sejumlah record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya. Ada 3 macam jenis model data berbasis record yaitu :
Model Data Relasional (Relational), merupakan model data yang paling populer saat ini. Menggunakan model berupa tabel berdimensi dua yang disebut relasi atau tabel. Memakai kunci tamu (foreign key) sebagai penghubung dengan tabel lain.
Model Data Hierarkhi (Hierarchical), dikenal pula sebagai model pohon.
Model Data Jaringan (Network), disebut jjuga model CODASYL. Setiap anak bisa memiliki llebih dari satu orangtua.

Bahasa Query Formal dan Komersial
Bahasa query yaitu pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi. Dan bahasa query ini adalah bahasa pada model data relasional yang terbagi menjadi 2:

a. Bahasa Query Formal: bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan simbol-simbol matematis terdiri dari:
1. Prosedural, yaitu pemakai memberi spesifikasi data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya. Contoh: Aljabar Relasional, yaitu dimana query diekspresikan dengan cara menerapkan operator tertentu terhadap suatu tabel/relasi.
2. Non Prosedural, yaitu pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya. Contoh: Kalkulus Relasional, dimana query menjelaskan set tuple yang diinginkan dengan cara menjelaskan predikat tuple yang diharapkan. Kalkulus Relasional ini terbagi 2:
Kalkulus Relasional Tupel
Kalkulus Relasional Domain

b. Bahasa Query Komersial: bahasa query yang dirancang sendiri oleh programmer menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly). Contoh :
QUEL: berbasis pada bahasa kalkulus relasional
QBE: berbasis pada bahasa kalkulus relasional
SQL: berbasis pada bahasa kalkulus relasional dan aljabar relasional

 

 

III.KESIMPULAN

Basis data atau juga disebut database artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan informasi. Untuk mengelola dan memanggil query basis data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak yang disebut Sistem Manajemen Basis Data atau juga disebut Database Management System (DBMS).

Penggabungan Database Management System (DBMS) dengan Basis Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut Sistem Basis Data.
Komponen dasar dalam pembuatan basis data dengan adanya data, hardware, software, dan user. Istilah-istilah dalam basis data juga seyogyanya kita tahu, yaitu: enterprise, entitas, atribut, nilai data, kunci elemen data, record data.
Menurut ANSI/SPARC, arsitektur basis data terbagi atas tiga level yaitu: Internal/Physical Level, External/View Level, Conceptual/Logical Level. Tujuan utama dari arsitektur 3 level tersebut adalah untuk menyediakan data independence yang terbagi 2: Logical Data Independence (kebebasan data secara logika) dan Physical Data Independence (kebebasan data secara fisik).
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model databerbasisobjekataumodeldataberbasisrecord.

 

IV. DAFTAR PUSTAKA

http://www.sentra-ilmu.co.cc/2010/04/sistem-basis-data-istilah-istilah-dalam.htm/ diunduh 25 September, 2010, 18.54 WIB

http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_basis_data diunduh pada tanggal 25 September, 2010, 19.09 WIB
http://alfarisy89.wordpress.com/2010/07/24/arsitektur-basis-data/ diunduh tanggal 25 September, 2010, 19.12 WIB

Posted in basis data | Leave a comment

PENULISAN KARANGAN ILMIAH

Jika kita akan belajar penulisan dalam karangan ilmiah, maka terlebih dahulu kita harus tahu (1) apa itu karangan, (2) apa itu ilmiah, (3) apa itu karangan ilmiah, dan (4) apa itu penulisan dalam karangan ilmiah.

1. Hakikat Karangan
Karangan pada hakikatnya merupakan karya tulis yang berupa bangunan bahasa, yang berisi ide/gagasan tertentu. Dari pengertian ini, ada 3 hal penting yang terkandung dalam pengertian karangan, yaitu (a) tulisan, (b) bahasa, (c) ide/gagasan

2. Ilmiah
Perbincangan tentang apa itu ilmiah tidak bias dilepaskan dari perbincangan tentang hakikat pengetahuan. Pengetahuan merupakan hasil dari aktivitas tahu. Pengetahuan berbeda dengan pengalaman (hasil dari aktivitas mengalami). Aktivitas tahu dapat diperoleh dengan dua cara: (a) melalui intuisi/perasaan, dan (b) melalui proses berpikir.

Hasil aktivitas tahu yang diperoleh melalui intuisi/perasaan bersifat intuitif, yang dalam pengertian Jawa sering diistilahkan dengan ‘ngelmu’. Sedangkan hasil aktivitas tahu yang diperoleh melalui proses berpikir akan menghasilkan pengetahuan diskursif.

Pengetahuan diskursif dapat dibedakan menjadi dua, yaitu

(a) bersifat biasa yang diperoleh melalui proses berpikir yang biasa-biasa saja. Ciri-cirinya: praktis (berguna dalam hidup sehari-hari) dan tidak mendalam (tidak tahu proses penciptaannya/sebab musababnya). Pengetahuan ini diperoleh dari pengalaman, sehingga menjadi pengetahuan praktis/biasa saja.

(b) bersifat ilmiah. Pengetahuan ini diperoleh melalui proses berpikir ilmiah. Ciri proses berpikir ilmiah antara lain:
• bertujuan untuk menemukan kebenaran
• kebenaran tersebut harus sesuai antara konsep dengan faktanya
• hubungan antara pernyataan dengan kenyataan bersifat logis

Adapun syarat proses berpikir dikatakan ilmiah adalah
a. ada objek (hal yang dipikirkan) yang dikhususkan. Misal:

  • Fakta alamiah — muncul ILMU ALAMIAH
    seperti: Biologi, Fisika, Kimia, Geologi, Geodesi, Astronomi, Kosmologi, dll
  • Fakta sosial — muncul ILMU SOSIAL
    seperti : Sosiologi, Sejarah, Ekonomi, dll
  • Fakta manusia — muncul ILMU HUMANIORA
    seperti: Filsafat manusia, Anatomi, Psikologi, Sastra, dll.

b. harus ada metodenya (cara untuk mencapai kebenaran)
Tuntutan metodologis inilah yang kemudian melahirkan ‘teori’ (kebenaran yang universal) sebagai acuan dalam berpikir.

c. harus sistematis (berpikir secara lurus/logis)
Hasil dari proses berpikir secara ilmiah inilah yang disebut dengan ilmu
pengetahuan ilmiah.

Dengan demikian, ilmiah adalah proses berpikir yang bersifat diskursif yang memiliki ciri (a) bertujuan menemukan kebenaran, (b) kebenaran tersebut harus sesuai antara konsep dengan faktanya, dan (c) hubungan antara pernyataan dengan kenyataan bersifat logis; serta memiliki syarat-syarat: (a) harus memiliki objek, (b) harus memiliki metode, dan (c) harus sistematis.

3. Karangan Ilmiah

Dengan demikian, karangan ilmiah adalah hasil proses berpikir ilmiah yang ditulis Dengan kata lain, karangan ilmiah adalah karangan hasil berpikir ilmiah yang di dalamnya mencerminkan ciri ilmu pengetahuan.

Suatu karangan dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi empat syarat, yaitu:
a. Isi – berisi masalah ilmu pengetahuan
b. Penulisan – disusun menurut sistematika/penulisan ilmiah
c. Teknik Penyusunan – menurut teknik penulisan karangan ilmiah
d. Bahasa – disusun dengan bahasa ilmu (bahasa yang dipakai dalam ilmu pengetahuan)

Berdasarkan cara penyajian dan sasaran pembacanya, karangan ilmiah dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

a. Karangan ilmiah populer

  • yaitu karangan ilmiah yang disusun dengan sistematika penyajian yang populer/merakyat; dari sudut pembaca: dapat dipahami masyarakat umum.
  • teknik penyusunan, sistematika, dan bahasa – populer, isi: ilmiah.
  • contoh: buku petunjuk tentang cara-cara tertentu, psikologi populer, artikel surat kabar.

b. Karangan ilmiah akademis

  • disusun berdasarkan 4 syarat karangan ilmiah
  • karangan jenis ini disusun oleh masyarakat ilmiah Dan ditujukan untuk masyarakat ilmiah yang tertentu pula (pelajar, mahasiswa, ilmuwan, cendikiawan)
  • masyarakat awam/umum sukar memahami

Sumber:

Wikipedia dan Buku Bahasa

Posted in PENULISAN KARANGAN ILMIAH | Leave a comment

BIOTEKNOLOGI MODERN

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan ,para ahli teknlogi mulai mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip ilmiah melalui penelitian ,dan berupaya menghasilkan produk secara efektif dan efisien .bioteknologi tidak hanya di manfaatkan dalam industri makanan ,tetapi telah mencakup berbagai bidang seperti rekayasa genetika ,penanganan polusi ,penciptaan sumber energi dan lainnya .dengan adanya penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ,maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa yang akan datang .berikut beberapa penerapan bioteknologi yang akan di bahas :

1 .REKAYASA GENETIKA

Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan mahluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan .rekayasa genetika disebut juga pencakokan gen atau rekombinasi DNA .

Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat mahluk hidup .hal itu karena DNA dari setiap mahluk hidup mempunyai struktur yang sama ,sehingga dapat direkomendasikan .selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifat mahluk hidup secara turun temurun . untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan dengan beberapa cara ,misalnya melalui transplantasi inti,fusi sel ,teknologi plasmid ,dan rekomendasi DNA .berikut penjelasannya :

A.TRANSPLANTASI INTI

Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat yang sesuai dengan inti yang di terimanya . sebagai contoh ,tansplantasi inti pernah di lakukan pada sel katak .inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel usus katak yang bersifat diploid,inti sel tersebut di masukan ke dalam ovum tanpa inti sehingga terbentuk terbentuk ovum dengan inti diploid .setelah diberi inti baru ,ovum membelah secara mitosis berkali – kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula . blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan d iambi intinya .kemudian inti-inti tersebut dimasukan ke dalam ovum tanpa inti .pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah yang banyak .dan masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin yang sama .

B. FUSI SEL

Fusi sel adalah peleburan 2 sel baik dari spesies yang sama maupun berbea agar terbentuk sel bastar atau hibridoma .fusi sel di awali oleh pelebaran membrane dua sel lalu diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburn inti sel (kariogami) .

Manfaat fusi sel antara lain untuk pemetaan kromosom,lalu membuat antibody monoclonal dan membentuk spesies baru .dan di dalam fusi sel diperlukan adanya:

1.sel sumber gen(sumber sifat ideal)

2.sel wadah ( sel yang mampu membelah cepat)

3.fusigen(zat-zat yang mempercepat fusi sel)

C.TEKNOLOGI PLASMID

Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya .sifat-sifat plasmid antara lain :

1 . merupakan molekul DNA yang mengandung DNA tertentu .

2 . dapat beraplikasi diri .

3 .dapat berpindah ke sel bakteri lain .

4.sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan pasmid induk .

Karena sifat-sifat tersebut plasmid digunakan sebagai vector atau pemindah gen ke dalam sel target .

D. REKOMBINASI DNA

Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA –DNA dari sumber yang berbeda . tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya . oleh karena itu ,rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen .

Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena mempunyai alasan sebagai berikut .

1 .struktur DNA setiap mahluk hidup sama .

2 . DNA dapat di sambungkan .

B . BIOTEKNOLOGI BIDANG KEDOKTERAN

Bioteknologi mempunyai peranan penting  dalam bidang kedokteran,misalnya pembuatanantibodi monoklonal,vaksin,antibiotika,dan hormon .dan berikut penjelasannya :

1.PEMBUATAN ANTIBODI MONOKLONAL

Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal .manfaat antibody monoclonal antara lain :

a).untuk mendeteksi kandungan hormon kronik gonadotropin dalam urine wanita hamil .

b). mengikat racun dan menonaktifkannya.

c). mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain .

2.PENBUATAN VAKSIN

Vaksin digunakan untuk mencegah serangan tubuh yang berasal dari mikro organisme .vaksin di dapat dari virus dan bakteri yang telah di lemahkan atau racun yang di ambil dari mikroorganisme tesebut .

3).PEMBUATAN ANTIBIOTIKA

Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organism tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya . antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu .

4).PEMBUATAN HORMON

Dengan rekayasa DNA ,telah digunakan mikroorganisme untukmmemproduksi hormone .hormon-hormon yang telah diproduksi misalnya insulin ,hormone pertumbuhan ,kortison,dan tertosteron .

Sumber :

Panduan belajar ipa terpadu ,sukis wariyono,yani muharomah.departemen pendidikan nasional

Posted in BIOTEKNOLOGI MODERN | Leave a comment

DEFINISI LINGKUNGAN HIDUP

Manusia hidup selalu besama mahluk hidup yang lain ,yaitu dengan tumbuhan ,hewan dan jasa tekhnik ,adanya mahluk hidup yang lain itu tidak berarti mereka memerlukan manusia, tetapi hidup manusia berhubungan erat dengan mereka, karena manusia membutuhkan tumbuhan dan hewan untuk oksigen dan makanan dan sebaliknya tumbuhan ,hewan dan jasa tekhnik tetap dapat hidup tanpa manusia .

Permasalahan lingkungam hidup mulai mendapat perhatian yang sangat serius dari dunia internasional sejak tahun 1970-an,yaitu setelah diadakannya konfrensi PBB tentang liungkungan hidup di stockholm,swedia tahun 1972.konfrensi tersebut dikenal pula sebagai konfrensi Stockholm dan tanggal pembukaan kegiatan  konfrensi, yaitu 5 juni dusepakati sebagai hari lingkungan hidup se-dunia .

Salah satu resolusi yang dihasilkan dalam konfrensi Stockholm  adalah didirikannya badan khusus dalam PBB  yang bertugas mengurus permasalahan lingkungan hidup .badan PBB tersebut adalah united nation environmental programme (UNEP) yang markasnya berada di Nairobi ,Kenya.

Lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 macam, yaitu lingkungan hidup alamiah dan lingkungan hidup binaan.

1.lingkungan hidup alamiah

Lingkungan hidup alamiah adalah suatu system yang amat dinamis yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda ,daya,keadaan,mahluk hidup ,dankomponen-komponen abiotik lainnya tanpa adanya campur tangan manusia .interaksi yang terjadi di dalam lingkungan alamiah dan sekitarnya membentuk suatu system ekologi (ekosistem)

Salah satu contoh adalah hutan primer .di dalam hutan primer terjadi interaksi antarkomponen lingkungan ,pertukaran energy dengan materi ,serta pergantian(suksesi)komunitas tumbuhan dan hewan sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang ditimbulkan oleh peristiwa alam .peristiwa-peristiwa alam tesebut antaa lain gempa bumi ,kebakaran hutan ,banjir da perubahan iklim .

2.lingkungan hidup binaan

Lingkungan hidup binaan adalah lingkungan hidup alamiah yang sudah banyak ditempati oleh manusia .lingkungan hidup binaan dapat terbentuk karena jumlah penduduk dan kebutuhan hidup manusia u\yang makin meningkat sehingga memaksa manusia mengubah lingkungan hidup alamiah .proses membentuk lingkungan hidup binaan selalu ditandai oleh adanya limbah yang bedampak langsung atau tidak langsung bagi manusia ,baik dampak fisik maupun social

Mutu lingkungan hidup

Mutu lingkungan hidup sangat penting sebagai dasar dan pedoman dalam mencapai tujuan pengelolaan lingkungan hidup.setiap orang mempunyai persepsi berbeda-beda terhadap mutu lingkungan .

Secara garis besar mutu lingkungan dibedakan menjadi 3 kelompok :

1.mutu alam fisik

yaitu kondisi alamiah baik biotik maupun abiotik yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia .

2.mutu lingkungan social

Yaitu kondisi manusia ,baik secara individu maupun kelompok yang berpengaruh terhadapperubahan dan perkembangan manusia .

3.mutu lingkungan budaya

Yaitu kondisi materi (benda) atau non materi yang di hasilkan manusia melalui aktivitas dan kretifitasnya yang berpengaruh terhadap kehidupan .

Interaksi unsur-unsur lingkungan

Bedasarkan komponen penyusunya ,suatu ekosistem terbagi atas 4 komponen-komponen :

1.komponen abiotik

Komponen yang terbagi atas komponen fisik dan kimia yang terdiri dari air ,tanah,sinar matahari,mineral .komponen abiotik merupakan media untuk berlangsungnya proses kehidupan .

2.organisme produsen

Yaitu organism autotrof yang mampu menyediakan makanan sendiri yang berupa bahan-bahan organic dan anorganik dengan bantuan sinar matahari ( umumnya tumbuhan berklorofil )

3.organisme konsumen

Yaitu merupakan organisme heterotof ,yaitu organisme yang mampu memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai bahan makanannya (hewan dan manusia )

4 .pengurai (decomposer )

Merupakan organism heterotof yang menguraikan bahan-bahan organic yang telah  mati .organisme pengurai berupa mikroorganisme yang terdiri atas (bakteri dan jamur ).

Pelestarian lingkungan

Adalah upaya pelestarian lingkungan ,tetapi memperhatikan manfat yang dapat diperoleh pada saat itu dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan untuk pemanfaatan lingkungan .

Wilayah-wilayah yang perlu dilakukan pelestariaan antara lain :

1.Pantai

Wilayah pantai dan hutan bakau penting untuk di jaga kelestriaannya guna kelangsungan ekosistem yang ada .

2.hutan

Hutan mempunyai peranan penting dalam menjaga kelestarian ekosistem dan manusia .

Adanya penebangan hutan yang tidak terkendali dan kebakaran akan mengurangi luas daerah areal hutan sehingga mengancam kelestarian hutan ,akibat kerusakan hutan akan mengakitbatkan banjir ,tanah longsor ,kekeringan dan berkurangnya persediaan air dalam tanah .

Fungsi hutan

  1. Hutan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat khususnya di sekitar hutan .

1.membei hasil hutan berupa kayu ,getah ,dll.

2.memberi lapangan pekerjaan

b.  hutan dapat dimanfaatkan secara tidak langsung.

1.fungsi hidrologis (pengatur air tanah )

2.fungsi klimatologis

3.mencegah erosi

4.sumber humus

5.stbilisator unsu co2 dan o2 udara

6.menjaga keusakan ozon

7.tempat hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan

Untuk menghindari kerusakan ekosistem hutan

1 . reboisasi ,penanaman kembali tumbuhan di dalam hutan yang gundul

2 . melarang penebangan kayu di hutan (penebangan hanya boleh di lakukan dengan prisip tebang pilih dan terbatas ) .

3. mencegah terjadinya kebakaan hutan .

4 . member penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan .

5a .menindak tegas dengan sangsi hukuman berat bagi mereka yang melakukan pengrusakan hutan .

Sumber:

Yusman hestiyanto ,geografi ,yudishtira ,Jakarta 2006

Posted in DEFINISI LINGKUNGAN HIDUP | Leave a comment

PLANET NEPTUNUS

Planet adalah benda langit yang memiliki ciri-ciri berikut:

Berdasarkan definisi di atas, maka dalam sistem Tata Surya terdapat delapan planet. Hingga 24 Agustus 2006, sebelum Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union = IAU) mengumumkan perubahan pada definisi “planet” sehingga seperti yang tersebut di atas, terdapat sembilan planet termasuk Pluto, bahkan benda langit yang belakangan juga ditemukan sempat dianggap sebagai planet baru, seperti: Ceres, Sedna, Orcus, Xena, Quaoar, UB 313. Pluto, Ceres dan UB 313 kini berubah statusnya menjadi “planet kerdil/katai.”

Planet diambil dari kata dalam bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang Pengelana. Dinamakan demikian karena berbeda dengan bintang biasa, Planet dari waktu ke waktu terlihat berkelana (berpindah-pindah) dari rasi bintang yang satu ke rasi bintang yang lain. Perpindahan ini (pada masa sekarang) dapat dipahami karena planet beredar mengelilingi matahari. Namun pada zaman Yunani Kuno yang belum mengenal konsep heliosentris, planet dianggap sebagai representasi dewa di langit. Pada saat itu yang dimaksud dengan planet adalah tujuh benda langit: Matahari, Bulan, Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus. Astronomi modern menghapus Matahari dan Bulan dari daftar karena tidak sesuai definisi yang berlaku sekarang.

Cincin Gelap di Neptunus

Ditulis oleh ryant pada 20/10/09 • Kategori Planet, Tata Surya
Citra Neptunus yang diambil Voyager 2. Kredit : NASA

Ketika kita melanglang Tata Surya, di ujung terjauh dari planet-planet penghuni sistem ini ada Neptunus si planet raksasa terbesar ke-4 di dalam Tata Surya. Sama seperti planet raksasa lainnya di Tata Surya, Neptunus juga memiliki cincin. Cincin debu tipis yang mengitari planet ini ditemukan tahun 1989 oleh Voyager 2. Neptunus dinamai menurut nama dewa laut Roma saudara dari Pluto dan Jupiter, ditemukan pada tanggal 23 September 1846 dari prediksi matematik bukan dari hasil observasi.

Sebagai planet terjauh yang juga memiliki cincin, cincin di Neptunus mirip dengan cincin Jupiter hampir tak terlihat jika dibanding cincin Saturnus atau Uranus. Sampai saat ini diketahui terdapat 5 cincin yang sudah terdeteksi dan diketahui data-datanya di Neptunus yakni dari yang terdekat adalah cincin Galle, LeVerrier, Lassell, Arago dan Adams. Satu cincin lemah lainnya yang belum diketahui namanya memotong orbit bulan Neptunus yakni Galatea. Selain Galatea, ada 3 satelit Neptunus lainnya yang juga mengorbit di area cincin yakni Naiad, Thalassa dan Despina.

Cincin di Neptunus pertama kali diketahui keberadaannya pada tahun 1846 saat William Lasell penemu Triton berpikir ia telah melihat busur cincin mengelilingi Neptunus. Tahun 1968, melalui okultasi bintang untuk pertama kalinya cincin Neptunus berhasil dideteksi namun maish belum disadari kalau itu sebuah cincin. Cincin di Neptunus baru dibuktikan keberadaannya saat Voyager 2 melakukan terbang lintas pada tahun 1989. Saat ini, untuk bisa melihat cincin terang di Neptunus yakni cincin Adams dan LeVerrier bisa dilakukan dengan teleskop landas bumi maupun landas angkasa seperti Hubble Space Telescop


Citra cincin Neptunus yang diambil Voyager 2. Kredit : NASA

Cincin Neptunus memiliki partikel-partikel yang sangat gelap, seperti yang ditemukan di Uranus. Jumlah debu di dalam cincin Neptunus cukup tinggi antara 20-70%. Kelima cincin yang membusur mengelilingi planet Neptunus ini memiliki kondisi yang berbeda-beda. Cincin Galle dan LeVerrier yang merupakan cincin yang paling dekat dengan sang dewa laut ini memiliki kandungan debu yang cukup tinggi antara 40-70%. Keduanya juga merupakan cincin yang lemah, namun LeVerrier jauh lebih tipis dibanding Galle. Cincin ke-3 yang dinamai seperti nama penemu Triton, Lasell membentang lemah di antara LeVerrier dan Arago dengan kandungan debu hanya 20-40 %. Di bagian terluar, terdapat cincin Adams yang terdiri dari 5 busur terang yang dinamai mengikuti moto Revolusi Perancis yang terkenal yakni Fraternité , Egalite 1, Egalite 2, Liberté, dan Courage.

Cincin Neptunus diduga kuat masih sangat muda dengan usia jauh lebih muda dari usia Tata Surya. Selain itu diperkirakan cincin planet ini terbentuk dari tabrakan satelit dalam di Neptunus yang kemudian membentuk sabuk di area tersebut. Sabuk inilah yang menjadi sumber debu bagi cincin yang membentang tersebut.

Sumber:

Wikipedia

Posted in PLANET NEPTUNUS | Leave a comment