DEFINISI LINGKUNGAN HIDUP

Manusia hidup selalu besama mahluk hidup yang lain ,yaitu dengan tumbuhan ,hewan dan jasa tekhnik ,adanya mahluk hidup yang lain itu tidak berarti mereka memerlukan manusia, tetapi hidup manusia berhubungan erat dengan mereka, karena manusia membutuhkan tumbuhan dan hewan untuk oksigen dan makanan dan sebaliknya tumbuhan ,hewan dan jasa tekhnik tetap dapat hidup tanpa manusia .

Permasalahan lingkungam hidup mulai mendapat perhatian yang sangat serius dari dunia internasional sejak tahun 1970-an,yaitu setelah diadakannya konfrensi PBB tentang liungkungan hidup di stockholm,swedia tahun 1972.konfrensi tersebut dikenal pula sebagai konfrensi Stockholm dan tanggal pembukaan kegiatan  konfrensi, yaitu 5 juni dusepakati sebagai hari lingkungan hidup se-dunia .

Salah satu resolusi yang dihasilkan dalam konfrensi Stockholm  adalah didirikannya badan khusus dalam PBB  yang bertugas mengurus permasalahan lingkungan hidup .badan PBB tersebut adalah united nation environmental programme (UNEP) yang markasnya berada di Nairobi ,Kenya.

Lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 macam, yaitu lingkungan hidup alamiah dan lingkungan hidup binaan.

1.lingkungan hidup alamiah

Lingkungan hidup alamiah adalah suatu system yang amat dinamis yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda ,daya,keadaan,mahluk hidup ,dankomponen-komponen abiotik lainnya tanpa adanya campur tangan manusia .interaksi yang terjadi di dalam lingkungan alamiah dan sekitarnya membentuk suatu system ekologi (ekosistem)

Salah satu contoh adalah hutan primer .di dalam hutan primer terjadi interaksi antarkomponen lingkungan ,pertukaran energy dengan materi ,serta pergantian(suksesi)komunitas tumbuhan dan hewan sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang ditimbulkan oleh peristiwa alam .peristiwa-peristiwa alam tesebut antaa lain gempa bumi ,kebakaran hutan ,banjir da perubahan iklim .

2.lingkungan hidup binaan

Lingkungan hidup binaan adalah lingkungan hidup alamiah yang sudah banyak ditempati oleh manusia .lingkungan hidup binaan dapat terbentuk karena jumlah penduduk dan kebutuhan hidup manusia u\yang makin meningkat sehingga memaksa manusia mengubah lingkungan hidup alamiah .proses membentuk lingkungan hidup binaan selalu ditandai oleh adanya limbah yang bedampak langsung atau tidak langsung bagi manusia ,baik dampak fisik maupun social

Mutu lingkungan hidup

Mutu lingkungan hidup sangat penting sebagai dasar dan pedoman dalam mencapai tujuan pengelolaan lingkungan hidup.setiap orang mempunyai persepsi berbeda-beda terhadap mutu lingkungan .

Secara garis besar mutu lingkungan dibedakan menjadi 3 kelompok :

1.mutu alam fisik

yaitu kondisi alamiah baik biotik maupun abiotik yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia .

2.mutu lingkungan social

Yaitu kondisi manusia ,baik secara individu maupun kelompok yang berpengaruh terhadapperubahan dan perkembangan manusia .

3.mutu lingkungan budaya

Yaitu kondisi materi (benda) atau non materi yang di hasilkan manusia melalui aktivitas dan kretifitasnya yang berpengaruh terhadap kehidupan .

Interaksi unsur-unsur lingkungan

Bedasarkan komponen penyusunya ,suatu ekosistem terbagi atas 4 komponen-komponen :

1.komponen abiotik

Komponen yang terbagi atas komponen fisik dan kimia yang terdiri dari air ,tanah,sinar matahari,mineral .komponen abiotik merupakan media untuk berlangsungnya proses kehidupan .

2.organisme produsen

Yaitu organism autotrof yang mampu menyediakan makanan sendiri yang berupa bahan-bahan organic dan anorganik dengan bantuan sinar matahari ( umumnya tumbuhan berklorofil )

3.organisme konsumen

Yaitu merupakan organisme heterotof ,yaitu organisme yang mampu memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai bahan makanannya (hewan dan manusia )

4 .pengurai (decomposer )

Merupakan organism heterotof yang menguraikan bahan-bahan organic yang telah  mati .organisme pengurai berupa mikroorganisme yang terdiri atas (bakteri dan jamur ).

Pelestarian lingkungan

Adalah upaya pelestarian lingkungan ,tetapi memperhatikan manfat yang dapat diperoleh pada saat itu dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan untuk pemanfaatan lingkungan .

Wilayah-wilayah yang perlu dilakukan pelestariaan antara lain :

1.Pantai

Wilayah pantai dan hutan bakau penting untuk di jaga kelestriaannya guna kelangsungan ekosistem yang ada .

2.hutan

Hutan mempunyai peranan penting dalam menjaga kelestarian ekosistem dan manusia .

Adanya penebangan hutan yang tidak terkendali dan kebakaran akan mengurangi luas daerah areal hutan sehingga mengancam kelestarian hutan ,akibat kerusakan hutan akan mengakitbatkan banjir ,tanah longsor ,kekeringan dan berkurangnya persediaan air dalam tanah .

Fungsi hutan

  1. Hutan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat khususnya di sekitar hutan .

1.membei hasil hutan berupa kayu ,getah ,dll.

2.memberi lapangan pekerjaan

b.  hutan dapat dimanfaatkan secara tidak langsung.

1.fungsi hidrologis (pengatur air tanah )

2.fungsi klimatologis

3.mencegah erosi

4.sumber humus

5.stbilisator unsu co2 dan o2 udara

6.menjaga keusakan ozon

7.tempat hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan

Untuk menghindari kerusakan ekosistem hutan

1 . reboisasi ,penanaman kembali tumbuhan di dalam hutan yang gundul

2 . melarang penebangan kayu di hutan (penebangan hanya boleh di lakukan dengan prisip tebang pilih dan terbatas ) .

3. mencegah terjadinya kebakaan hutan .

4 . member penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan .

5a .menindak tegas dengan sangsi hukuman berat bagi mereka yang melakukan pengrusakan hutan .

Sumber:

Yusman hestiyanto ,geografi ,yudishtira ,Jakarta 2006

This entry was posted in DEFINISI LINGKUNGAN HIDUP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s