PERJUANGAN SEORANG KETUA OSIS Dan seorang siswi yang gigih

Di suatu pagi yang cerah dan matahari sudah mulai terlihat dengan jelas , terlihat seorag wanita yang baru duduk di bangku SMA kelas 1 yang bernama tia . pagi – pagi ia sudah mulai kelihatan sibuk Karena ia sudah bersiap – siap untuk pergi ke sekolah dengan membawa bekal makanan dan buku pelajaran yang sudah ia masukan ke dalam tasnya . dengan segera ia berpamitan dengan kedua orang tuanya ., tak lupa ia memberi salam . dan dengan tergesa – gesa ia pun berangkat dengan menaiki sepeda . ia mengayuh sepedanya dengan pelan – pelan selayaknya seorang putri raja yang lewat di depan para penduduknya . dengan berlaga – laga , ia pun segera mengayuh sepadanya dengan agak cepat .

Tanpa di sadari , tiba – tiba terdengar suara letusan dan dengan kagetnya tia langsung memberhentikan sepedanya dengan mendadak dan terasa jantungnya berdebar – debar beribu kali tanpa henti , seperti mau copot ! “.

Lalu , ia mencari suara letusan itu berasal dan ternyata suara letusan itu berasal dari ban sepeda yang ia bawa . lalu dengan segera ia membawa ke tukang tambal ban yang tak jauh dari tempat tia memberhentikan sepedanya .dan timbulah rasa panik yang muncul dari hati tia .

Berulang kali ia melihat ke tangannya yang di tempelkannya sebuah jam tangan dan dengan rasa berharap – harap cemas agar bannya yang bocor cepat selesai di perbaiki , akhirnya selesai juga . lalu diberikannya beberapa lembar uang ribuan , untuk di beri kepada tukang tambal ban yang telah membenarkan ban sepadanya yang bocor itu .dan tanpa basa – basi lagi  , tia segera mengayuh sepedahnya dengan cepat sekali , layaknya pembalap yang sedang bertanding  dan akhirnya sampai juga di sekolah tepat pukul tujuh pagi . dan pintu pagar sekolah segera ditutup oleh satpam yang menjaga pagar sekolah tersebut .

Akhirnya rasa panik yang kian menghantui selama perjalan serasa hilang entah ke mana .lalu dengan segera , tia masuk ke kelas berbarengan dengan suara bel tanda masuk sekolah . dan sesampai di kelas , ia segera duduk di tempat biasa ia tempati , dan tak lupa ia memberikan salam kepada teman – temannya di kelas . sambil duduk , tak lupa ia mengatur nafas dan mengelap keringat karena membawa sepeda dengan cepat sekali karena takut terlambat .  dan tak lama kemudian guru pun masuk ke kelas tia dan pelajaran pun di mulai .

Setelah menjalani pelajaran yang diberikan oleh guru , tak lama kemudian bel istrahat pun berbunyi . lalu tia bersam teman – temannya pergi ke kantin untuk membeli makanan .dan pada saat di kantin , tia bertemu dengan adi , yang merupakan sahabat sejak kecil . karena kami ingin bercerita menenai suatu hal  yang penting  , maka tia menyuruh teman – temannya agar ke kelas duluan , maka dengan  segera teman – temannya tia segera berpamitan kepada tia dan adi .

Di sekolah ini , adi merupakan seorang ketua osis yang cukup disegani oleh teman – temannya dan juga guru- guru karena rasa kepeduliannya kepada sekolah , masyarakat , dan bangsa .

Lalu dengan segera , kami mulai bercerita . kami menceritakan tentang bencana alam yang melanda beberapa desa di daerah Yogyakarta , di mana banyak gedung – gedung , rumah sakit dan berbagai sarana umum yang rusak akibat bencana gempa bumi yang melanda daerah Yogyakarta . dan kami memfokuskan untuk membahas masalah pendidikan di daerah Yogyakarta . dan ternyata di sana , masalah pendidikan  sangatlah penting bagi anak – anak . karena  dengan adanya pendidikan , Negara kita tidak akan menjadi bodoh dan terbelakang dari Negara lain .

Adapun dengan terjadinya peristiwa tersebut akan membuat terhentinya kegiatan belajar mengajar di sekolah – sekolah di sana . oleh karena itu , kita harus memikirkan jalan keluarnya . ketika tia bertemu dengan adi, “ tia langsung mengemukakan masalah itu agar sekolah kita dapat ikut memikirkan dan berpartisipasi akan hal terebut demi membantu dan menyelamatkan pendidikan di sana .”

Lalu tia berkata kepada adi : ‘ ya , lalu apa yang harus kita lakukan atas kejadian yang menimpa sekolah yang terkena musibah tersebut ?.”

Lalu adi menjawab : “ ya , memang kita harus perihatin dengan kejadian tersebut  , tapi kita tidak bisa melakukannya saat ini .

Lalu tia berkata kepada adi : “ memangnya kenapa ? tegas tia terheran – heran karena jawaban adi .

Lalu adi menjawab dengan penuh wibawa : “ karena untuk menjalankan rencana ini tidak semudah yang di bayangkan . karena kita harus mengadakan rapat dengan pengurus – pengurus dan guru – guru di sekolah kita agar bisa mendapatkan persetujuan “.

Lalu tia berkta : ‘ ooooo begitu !!!! ya sudah , sebaiknya kita secepatnya menyelamatkan pendidikan bagi mereka yang terkena musibah , dan sepulang sekolah sebaiknya kita segera membuat proposal , untuk dengan segera dapat di serahkan ke kepala sekolah agar dapat mendapat persetujuan unutk mempercepat agar rencana ini dapat segera tercapai .

Tak terasa berbincang – bincang , bel tanda selesai istirahat pun berbunyi . dan semua sisiwa segera masuk ke kelasnya masing – masing . dan tak lupa , adi dan tia sepakat untuk betemu lagi saat pulang sekolah . guru – guru pun segera memasuki ke kelas masing – masing . dan suasana hening di sekolah pun terjadi , hanya suara guru yang memberikan pelajaran kepada muridnya .

Dan bebrapa jam pun berlalu , hingga suara bel selesainya belajar di sekolah berbunyi . dan suara bising mulai terdengar lagi . dan ramainya sekolah pun tak luput dari hati para murid yang senang karena telah selesai untuk menimba ilmu .

Lalu selepas pulang sekolah kamipun segera bertemu di tempat yang telah di sepakati , dan setelah berbincang – bincang sedikit . akhirnya kami sepakat untuk menghadap kepala sekolah , untuk meminta izin dan mempertimbangan kegiatan yang akan kami lakukan .

Lalu kepala sekolah berkata kepada adi dan tia : “ saya salut sama kalian berdua , karena kamu sebagai ketua osis mau memikirkan kesulitan yang di alami  oleh mereka yang tertimpa musibah . dan kamu juga tia       , walaupun hanya sebagai seorang siswi .tapi , jiwa solidaritas kamu sangat tinggi sekali .

Lalu tia dan adi menjawab : “ terima kasih pa atas pujiannya , kami melakukan ini semua karena kami ingin menolong . Karena sebagia manusia , kami wajib saling membantu .

Lalu kepala sekolah berkata :”ya ya ya ….,lebih baik kamu sekarang segera buat proposal dan kamu segera membuat undangan untuk pertemuan dengan guru – guru dan pengurus secepatnya .

Lalu adi dan tia menjawab : baik pa ,,kami sudah memikirkan hal ini sebelumnya agar cepat – cepat membuat proposal dan undangan . sehabis ini kami berdua telah sepakat untuk membuat proposal dan surat undangan . kalau begitu , kami berdua permisi dulu dan terima kasih atas persetujuannya .

Lalu kepala sekolah berkata : ya , sama – sama . sudah kewajiban bapak mendukung kegiatan ini .

Akhirnya andi dan tia membuat surat undangan untuk pertemuan yang di maksud . dan tibalah pada saat rapat yang ditentukan , dalam rapat itu di bicarakan masalah sumbangan dan pencarian dana serta bantuan tenaga untuk menolong sekolah mereka yang rusak dan runtuh akibat bencana tersebut . dan kepala sekolah mengemukakan bahwa hanya dengan cara inilah kita dapat menyelamatkan pendidikan mereka .

Kira – kira sektar 1 minggu kemudianlah terlaksanalah rencana kegitan tersebut dan sekolah kami menyumbang ala kadarnya dan bantuan dari para donatur , orang tua murid , muid – murid sekolah dan masyarakat . dengan jumlah dana yang lumayan besarnya .

Tugas cerpen

Created : ryant gugy nuriman

1 dao1 /44209734

This entry was posted in PERJUANGAN SEORANG KETUA OSIS Dan seorang siswi yang gigih. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s